Konsumsi Semen Perkapita Indonesia tahun 1995-2010

Grafik Konsumsi Semen Perkapita Indonesia tahun 1995-2010

Konsumsi semen perkapita Indonesia terus tumbuh dari tahun 1995 sampai tahun 2010, kecuali pada saat krisis ekonomi yang melanda Asia tahun 1998-1999. Pertumbuhan konsumsi semen Indonesia berjalan parallel dengan pertumbuhan ekonomi akan terus berlanjut mengingat target pertumbuhan ekonomi nasional adalah 6.4%-7.5% pada tahun 2011-2014 dan 8%-9% pada periode 2015-2025 sesuai dengan program MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) yang dicanangkan Pemerintahan SBY.

Beberapa faktor utama yang menjadi pendorong pertumbuhan konsumsi semen domestik yaitu pertumbuhan ekonomi nasional yang masih cukup baik, tingkat suku bunga bank yang menarik, pembangunan infrastruktur secara besar-besaran, dan tingkat konsumsi semen yang masih sangat rendah yang secara potensial akan meningkatkan kebutuhan semen dengan meningkatnya daya beli.

Selama ini pangsa pasar semen curah hanya sekitar 20% saja, sedangkan 80% sisanya masih didominasi oleh permintaan semen dalam kantong/sak. Ini memperlihatkan bahwa pemakaian semen oleh atau untuk rumah tinggal yang dibeli secara eceran masih sangat dominan. Dengan adanya program MP3EI akan lebih mendorong pembangunan infrastruktur dan sudah pasti akan berdampak pada tingginya peningkatan kebutuhan semen untuk proyek-proyek infrastruktur akan merubah pangsa pasar semen curah menjadi lebih besar.

sumber: Asosiasi Semen Indonesia.

About im
simple mind to get a great things

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: