42 Tahun Berdirinya Asosiasi Semen Indonesia

  Asosiasi Semen Indonesia,  7 Okt 1969 – 7 Oktober 2011

Asosiasi Semen Indonesia didirikan pada tanggal 7 Oktober 1969 dan beranggotakan dua pabrik semen milik negara yang ada pada saat itu yakni P.N. Semen Padang dan P.N. Semen Gresik.

Asosiasi Semen Indonesia pada mulanya didirikan sebagai suatu forum komunikasi, konsultasi dan koordinasi yang bertujuan untuk melakukan kerja sama antara anggotanya dalam mengembangkan industri semen baik dalam hal produksi, mutu, pemasaran, penelitian dan pengembangan maupun dalam hal-hal lain yang dirasakan perlu oleh para anggota , masyarakat dan Negara Indonesia.

Pada perkembangannya Asosiasi Semen Indonesia menyesuaikan dengan kebutuhan para anggotanya dan keadaan perkembangan yang terjadi di Indonesia akibat dari kebijakan yang di ambil  pemerintah atas kegiatan ekonomi.

Sejak tahun 2005,  ASI adalah organisasi yang bertujuan mendorong dan melindungi dengan sebaik-baiknya kepentingan industri secara umum Anggota, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan saling percaya diantara Anggota dalam tingkat yang dapat diterima Pemerintah dan Masyarakat luas.

Anggota ASI saat ini berjumlah 9 (sembilan) perusahaan yaitu :

  • PT Semen Padang
  • PT Semen Gresik
  • PT Semen Tonasa
  • PT Holcim Indonesia Tbk
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
  • PT Semen Baturaja
  • PT Semen Andalas Indonesia
  • PT Semen Kupang
  • PT Semen Bosowa Maros

Semen Kupang Kembali Beroperasi – 17 Agustus 2011

Tepat dengan perayaan HUT RI ke 66 pada tgl 17 Agustus 2011 beberapa hari yang lalu, PT Semen Kupang kembali beroparasi yang diawali dengan acara peluncuran produk dan kemasan baru. Pengoperasian pabrik dilakukan dengan cara Kerjasama Sistem Operasi (KSO) antara PT Semen Kupang dengan PT Sarana Agra Gemilang.

Dengan beroparasinya pabrik Semen Kupang, diharapkan kebutuhan semen di wilayah Nusa Tenggara Timur dapat dipenuhi dengan harga yang terjangkau demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur. Selain harapan besar dari masyarakat sekitar pabrik untuk bisa mendapatkan lapangan pekerjaan yang layak, mengingat pabrik Semen Kupang merupakan satu-satunya industri besar yang ada disana.

Dalam acara peluncuran produk juga dikenalkan kemasan / bag 40kg dengan logo baru serta telah mencantumkan SNI untuk Portland Semen.

Produk semen ini ditargetkan dapat meraih angka penjualan sebesar 60%-70% dari total kapasitas pabrik untuk wilayah Nusa Tenggara Timur saja.

 

 

Berikut adalah beberapa gambar kondisi pabrik Semen Kupang sekarang ini: